Selasa, 29 Agustus 2017

AKU, KAMU, HUJAN, DAN SUSU JAHE



AKU, KAMU, HUJAN, DAN SUSU JAHE

Malam ini bersama hujan
Ada aku, kamu, rintik, dan susu jahe
Kita duduk bersama
Antara aku dan kamu diselingi susu jahe
Kita, aku dan kamu dikelilingi hujan
Kamu berkata-kata yang indah-indah
Aku tersenyum
Kamu lontarkan senyummu
Dan aku tergelitik menatapmu
Kamu yang menatapku penuh goda
Susu jahe itu bercerita tentang dinginnya malam ini
Tentang hujan yang datang bersamaan
Berniat mengganggu aku dan kamu
Tetapi susu jahe berkata,
“tenang, kan ada aku yang menghangatkan kalian.”
Lalu aku dan kamu hanya bertatap-tatapan
Menatap bola mata penuh cinta
Tanpa berkata-kata
Bagi kau dan aku, cukup saja kiranya kita bertatap
Dengan ini aku dan kamu merasakan
Aku dan kamu
Dikelilingi hujan, mengapit susu jahe
Hujan mencibir, katanya mereka berbondong-bondong
Aku hanya bersamamu
Susu jahe hanya sendiri
Hujan mencibir aku dan kamu
Katanya kita tak sekuat mereka yang datang bersamaan
Tapi kamu diam
Kamu bilang dalam diammu,
“Terima kasih hujan, karenamu aku dapat menatap kekasihku walau hanya sejenak.”

Bogor, 29 Agustus 2017


Kinof

Senin, 08 Mei 2017

-

Sekarang aku benar-benar percaya bahwa tidak ada penerimaan yg apa adanya
Semuanya ada apanya
Seperti cinta muncul pun karna ada apanya
Ada sebab yg membuatnya cinta
Seperti aku yang sulit menerima r***kmu
Seperti kamu yang sulit menerima amarahku
Kita sama
Sama-sama tidak bisa menerima apa adanya
Karna memang tidak ada penerimaan yg apa adanya
Dan perpisahan kita sekarangpun karena ketidakterimaan kita terhadap ada apanya kita

Aku juga ingin pergi secepatnya dari kehidupanmu
Agar cepat pula kamu bahagia

Kalau menyalahkan orang lain tidak diperbolehkan
Maka aku akan terus menyalahkan diriku
Dan itu lebih baik
Karena semuanya berawal dari sini
Maka harus diakhiri dari sini pula
Aku yang datang
Maka aku yang harus pergi

Maaf aku terlalu egois


Kamis, 13 April 2017

Bilang

Bilang
Kinof


Bilang pada Tuhanmu
Bunuh...
aku
dan
cintamu pada aku

Doa Malam Ini

Doa Malam Ini
Kinof

Ya Tuhan
Izinkan aku mengintip sebentar saja
Siapa jodohku
Agar aku tak menyakiti lagi laki-laki manapun
Agar aku menjadi mengerti
Mengerti akan perasaan kaum adam
Yang tersakiti karenaku

Ya Tuhan
Izinkan aku meminta kepadaMu
Jaga dirinya
Agar cepat lupakanku
Agar cepat dipertemukan jodohnya
Agar dipermudah langkahnya
Agar ia sadar
Bahwa bersamaku
Adalah kesalahan terbesarnya

Ya Tuhan
Izinkan aku untuk tegar
Tanpa setitikpun air mata
Atas kepergiannya karena inginku
Karena aku terlalu
Terlalu menginginkannya bahagia

Ya Tuhan
Jauhkan ia dariku
Agar ia bahagia hatinya
Agar mudah hidupnya
Karena aku hanya membuatnya sulit
Membuatnya meneteskan air mata

Ya Tuhan
Jika benar ia tak mengingankan kehadiranku
Jangan kau buat dia merinduku
Jangan kau buat aku merindunya


Ya Tuhan
Jaga dia
Mereka
Yang selama ini telah kusakiti
Hatinya

Minggu, 09 April 2017

PELEPASAN



PELEPASAN
Kiki Noffitri

Hari ini kutemukan lagi dirinya yang tak mampu melepasku. Dirinya yang telah bersamaku setahun lebih. Dirinya yang bisa membuatku merasa ada. Hari ni, terucap lagi kalimat perpisahan yang berasal dari perasaan bersalah dirinya.

Tapi hari ini juga kutemukan dirinya yang sulit untuk melepasku dari peluknya.  Hari ini juga kau nyatakan kesediaan hatimu untuk kembali lagi bersamaku. Kau yang hari ini membuatku mengeluarkan air mata kepedihan. Kau yang masih ada dihati.

31/03/17

AKU ATAU TEMANMU?



AKU ATAU TEMANMU?


Pertanyaan klasik yang sering terlontar dari seseorang terhadap kekasihnya. Pertanyaan yang mengakibatkan pertengkaran kedua pihak. Sebenarnya apa bisa seseorang benar-benar memilih temannya? Atau benar-benar memilih kekasihnya?


Saat seseorang berkata kepada kekasihnya bahwa ia memilih untuk memilih kekasihnya daripada temannya. Apakah hal tersebut akan benar-benar terjadi? Apakah orang tersebut akan meninggalkan teman atau teman-temannya hanya untuk terus bersama kekasihnya? Hal ini tidak akan terjadi, pilihan orang tersebut untuk memilih kekasihnya daripada teman-temannya, itu hanyalah sebatas trik untuk menenangkan kekasihnya atau untuk tidak berpusing-pusing karena terus diteror pertanyaan AKU ATAU TEMANMU? Jawaban ini adalah mencari aman dan hanya akan memunculkan statement “aku sayang  kamu” atau “aku mencintaimu.”


Jawaban lain yang keluar adalah “aku memilih temanku”. Pertanyaan yang kerap mengundang persepsi-persepsi lain, bahkan memunculkan pertanyaan baru yang berbunyi, “kamu putusin aku?”, “kenapa kamu memilih temanmu daripada aku, kurangku apa?”, atau serentet pertanyaan lain.  Jawaban ini juga sangat memungkinkan untuk terjadinya perpisahan antara sepasang kekasih tersebut. Padahal kalau diperhatikan kembali, kehadiran teman sangat penting. Dan tidak mungkin pula seseorang akan terus menerus bersama kekasihnya dan meninggalkan temannya.

Sejatinya, teman adalah orang yang tidak ada hubungan darah. Sama dengan salah satu syarat terbentuknya sebuah Negara, pertemanan bisa terjadi karena adanya persamaan. Persamaan emosional, persamaan hobi, cita-cita, ataupun persamaan pembicaraan atau pemikiran. Persamaan, bukan penyeragaman. Mencari ataupun mendapatkan teman yang benar-benar teman memang agak sulit namun, saat telah menemukannya akan sulit pula rasanya untuk jauh atau bahkan ada saja jalan untuk bertemu karena persamaan-persamaan tersebut.

Menemukan teman bisa saja dari pacar, tapi itu tidak murni. Teman dari pacar sudah terpengaruh atau akan membela pacar dari pada Anda. Memiliki teman yang bukan dari pacar akan lebih memahami Anda.
Pernyataan lain yang keluar pula bahwa pacar bisa didapatkan dari teman. Namun, ini namanya perjodohan. Kalau cocok dan berlanjut sih oke. Tapi kalau putus ditengah jalan, bisa saja merusak pertemanan.

Intinya dari tulisan kali ini, apa kamu salah satu dari sekian banyak orang yang sering melontarkan pertanyaan “PILIH AKU ATAU TEMANMU?”

Kamis, 06 April 2017

UNTITLED



 UNTITLED
Kinof

Aku tidak tahu bagaimana caranya mendekatkan diri dengan orang lain hingga orang lain dekat denganku, merekalah yang mendekatkan dirinya padaku, dan jika kami menjadi dekat itu bukanlah usahaku, karena aku tidak berbakat dalam hal itu, aku hanya bisa sekadarnya saja menjalin hubungan dengan siapapun, aku hanya bisa seadanya memperlakukan mereka, bahkan kadang aku meninggalkan mereka karena aku bisa melakukannya sendiri, hingga pada akhirnya pula mereka perlahan pergi, bahkan langsung menghilang dari kehidupanku, dan hanya bayang-bayang kenangan yang samar yang terus menghantui dan membuatku merasa bersalah, aku tidak bisa mempertahankan mereka disampingku.

Kini aku berusaha mendekatkan diri dengan orang-orang yang aku pikir mereka senang dekatku, aku berusaha baik dan menolong mereka, aku berusaha perhatian, aku berusaha yang terbaik dan terbaik yang bisa aku lakukan, namun mereka pergi juga dan kembali lagi saat mereka membutuhkanku, aku tidak bisa mempertahankan mereka disampingku.


Entri yang Diunggulkan

Stephen Edelston Toulmin

 Sumber: google.com Tidak asing lagi seorang tokoh dunia yang sangat berpengaruh karena telah menyumbangkan ilmunya. Dia ada...